Polemik BBM

sumber gambar
Rumor tentang bbm naik sudah sering kita dengar di berbgai media. Seperti tahun-tahun sebelumnya setiap ada rumor kenaikan bbm pasti ada yang pro dan ada yang kontra. Yang pro berangapan dengan menaikan harga bbm bersubsidi dana  subsidi dapat dialihkan ke hal yang lebih produktif, atau karena subsidi bbm dianggap tidak tepat sasaran, dan lain sebagainya. Sedangkan yang kontra berpendapat bahwq kenaikan harga bbm bersubsidi hanya akan menaikan laju inflasi, memberatkan rakyat kecil, dan lain sebagainya. Dan saya pribadi bisa setuju dan tidak setuju akan kenaikan harga bbm bersubsidi.

Ok inilah alasan saya kenapa tidak setuju dengan kenaikan harga bbm subsidi.Denga kenaikan harga bbm mungkin akan ada pembenahan infrastruktur, akan muncul inovasi energi baru yang selama ini energi altternative tersebut harganya dianggap lebih mahal dari harga bbm bersubsidi oleh karena itu energi alternative tersebut kurang berkembang, dan lain sebagainya. Namun kenaikan harga bbm akan membuat kantong para mahsiswa rantau yang semula cetek akan menjadi semakin cetek, dapat dipastikan anggaran untuk beli bensin buat kendaraan pribadi akan naik, belum lagi harga makanan warteg dipastikan juga akan naik dikarenakan efek domino dari kenaikan harga bbm tersebut, sedangkan uang jatah bulanan dari orang tua (kemungkinan) tetap, mau mencari "objek" buat menambah uang saku kami harus sesuaikan dengan jadwal kuliah, karena jika kita mengorbankan jadwal kuliah maka kuliah terbengkalai, akibatnya bisa terancam DO belum lagi kebijakan pemerintah yang hany memberi waktu maksimal 5 tahun untuk menyelesaiak pendidikan tingkat strata satu, akibatnya kita harus fokus kuliah yang rajin kalau tidak mau terancam DO sehingga waktu untuk beroganisasi, waktu mencari "objek" dan waktu-waktu yng lain akan sedikit tersita.

Saya bisa saja setuju dengan kenaikan harga bbm kalau kita diberi subsidi akan transportasi umum dan transportasi umum tersebut harus ditingkatkan baik dari segi kualitas dan kuantitas agar kami tidak mengunakan kendaraan pribadi dan hal itu dapat menekan pengeluaraan kita untuk membeli bensin, alasan saya kenapa tetap mengunakan motor karena saya bisa menjangkau tempat dimana saja yang tidak dilalui kendaraan umum dan juga dari segi fleksibilitas waktu artinya saya bisa balik kapan saja yang saya mau, coba kalau ada kendaraan umum di semua rute dan ada setiap saat saya akan mengunakan kendaraan umum.

Seharusnya pemerintah memikirkan ulang tentang kenaikan harga bbm ini, kan (seharusnya) negara kita tercinta ini bisa juga dibilang sebagai negara kaya akan sumber daya alam salah satunya adalah minyak bumi, tapi kenapa minyak kita masih impor, padahal kita punya banyak para ahli teknik yang dapat mengelolah hasil bumi kita tapi kenapa kita masih impor, tanya kenapa?
7 Nov 2014
Posted by fahmi haqqi

Selamat Hari Blogger Nasional

sumber gambar

 Hai semua.. SELAMAT HARI BLOGGER NASIONAL *capslock rusak* haha.. Di hari ini saya berharap para pembaca blog saya ini, juga tetap merawat blognya - meskipun saya juga jarang update hehe- dan puat pembaca yang belum punya blog silahkan buat soalnya blog atau personal website adalah sebuah media paling murah untuk menyebarkan tulisan atau buah pikiran.

Karena seperti perkataan mendiang Pramodya Ananta Toer "Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian" oleh karena itu mulailah kalian menulis karena menulis adalah kegiatan yang paling murah yang hasilnya bisa kita wariskan ke anak cucu kita. Kalian pasti tahu taj mahal kan? Kaisar Shan Jahan membangun taj mahal untuk mengenang mendiang istrinya, kalian bisa bayangkan berapa biaya yang dibutuhkan untuk menghasilkan suatu karya yang bisa diwariskan ke anak cucu, sedangkan kalau dengan tulisan biaya yang harus kita keluarkan untuk menghasilkan suatu karya yang bisa diwariskan bisa dibilang sangat kecil. So, let's blogging :D

 

Sekali lagi saya ucapkan Selamat Hari Blogger Nasional semoga minat menulis kalian bisa naik.
Vivat blogger! Hidup blogger! Hidup blogger!
27 Okt 2014
Posted by fahmi haqqi

Warung Kopi Tak Pernah Mati

Warkop atau biasa dikenal sebagai warung kopi adalah sebuah tempat yang sudah tidak asing bagi kita, menurut saya warkop adalah tempat absurd karena banyak hal dan suasana bisa terjadi di warkop mulai suasana santai hingga suasana serius, berbagai macam bahan obrolan dapat terjadi di warung kopi mulai dari obrolan ringan-ringan hingga obrolan yang berat. Warkop adalah salah satu media yang membuat kita lebih akrab dengan teman, sahabat, bahkan orang yang belum pernah kenal sebelumnya, karena di warkop suasana kekeluargaan begitu terasa, bahkan di warkop kita bisa (sedikit) terlepas dari gadget kita dan mulai bersosialisasi langsung dengan teman kita, ataupun orang yang ada di warkop tersebut. Satu lagi mayoritas warkop letaknya dipinggir jalan raya dengan pemanndangan orang-orang berjalan mondar-mandir yang dihantui kesibukan, di warkop pinggir jalan lah saya bisa sedikit terlepas dari suatu rutintias yang mengikuti saya, sebagaimana orang-orang yang berjalan di jalan raya di depan warung kopi. Semoga saja budaya ngopi di warkop akan terus eksis meskipun diterjang berbagai perubahan jaman, karena bagi saya warkop tak pernah mati
sumber gambar :http://yokcangkrukrek.weebly.com
13 Sep 2014
Posted by fahmi haqqi

Belum (Tak) Ada Judul

lucu ya gambarya :p
Korupsi merupakan kata yang sudah tidak asing lagi di telinga kita, namun apakah kita benaar-benar paham akan kata tersebut? Menurut KBBI korupsi adalah “penyelewengan atau penyalahgunaan uang negara (perusahaan dsb) untuk keuntungan pribadi atau orang lain” coba anda cerna kata-kata tersebut
Menurut saya korupsi adalah suatu perbuatan yang tercela dan pantas kita hindari, namun pada kenyataannya hampir semua orang pernah melakukan yang namanya korupsi hanya saja mereka tak menyadarinya, saya sendiri pun tidak munafik dan pernah melakukan korupsi, namun korupsi yang saya lakukan tidak menyelewengkan atau menyalahgunakan uang negara, namun lebih tepatnya uang orang tua untuk kepintingan saya sendiri, yah salah satu atau salah dua, bahkan salah seribu dari kalian pasti pernah korupsi terhadap orang tua. Toh pada akhirnya juga orang tua kalian juga meng-iklhaskan uang yang kalian korupsi heuheu. Selainain hal masalah uang orang tua, salah satu hal yang rentan di korupsi adalah waktu, sepele kan, contoh paling nyata adalah waktu istirahat saya sewaktu kuliah (fyi: biasanya jam istirahat saya kurang lebih jam 12.10-13.00) namun sering saya balik ke kelas pukul 13.15 kadang kalau saya malas pada suatu dosen/matkul tertentu saya kembali ke kelas pukul 13.30 (jangan ditiru ya heuheu). Jaman dulu kalau kita terlambat maka kita akan malu, namun lambat laun budaya malu tersebut hanya menjadi omong kosong belaka, ok balik lagi ke masalah korupsi waktu tadi, sebenarnya ada banyak hal sih yang menyebabkan kita melakukan hal tersebut, salah satunya adalah budaya Jama’ah ( misalnya: halah si a masih nongkrong, ngapain kita buru-buru masuk kelas), budaya biasa (misalnya: jam segini biasanya di kelas masih sepi), atau budaya toleran (misalnya: gpp kita terlambat, kan si dosen x baik, pasti di ijini masuk kita), dan budaya-budaya yang lain. Oleh karena itu mungkin (mungkin lho hanya mungkin) para koruptor disana  sebenarnya tidak merasa salah karena banyak yang melakukan hal yang sama seperti dirinya, atau pun mereka merasa bersalah tapi mereka anggap biasa saja kesalahan itu karena banyak yang melakukan hal seperti dia..
“suatu hal yang salah meskipun dilakukan oleh orang banyak, tak lantas membuat hal tersebut menjadi benar meskipun mayoritas menggapnya benar” -fhi-

31 Agu 2014
Posted by fahmi haqqi

Mari Mentertawai diri sendiri


Pernakah anda merasa sedih, putus asa, dan sebagainya karena gagal dalam suatu hal? Kalau pernah (dan hingga saat ini masih merasakannya) maka saya sarankan anda untuk tertawa keras-keras mentertawakan diri anda sendiri.
Kenapa mentertawakan diri sendiri? Ya daripada anda mentertawai orang lain :d ya kalau orang yg anda tertawai tersebut menerima dengan lapang dada, kalau tidak terima? Bisa timbul masalah baru, vrohh.. Belum lagi kita juga mendapat dosa karena telah mentertawakan orang lain, ya kalau orangnya mau memaafkan kalau tidak bisa? Bisa nambah stok dosa ente sob :p
Kenapa harus mentertawakan diri sendiri? Ya daripada anda tertawa tanpa sebab --' biarlah orang lain menggangap anda gila atau apapun bebas!! Karena setiap orang punya persepsi yang berbeda satu sama lainnya. Yang penting anda punya alasana kenapa anda tertawa yaitu mentertawakan diri sendiri.
Kenapa harus mentertawakan diri sendiri? Ya karena lucu saja. Hal yang anda lakukan dimana tujuan awal anda membuat anda senang kok malah membuat anda sedih, stres, tertekan, takut, putus asa, dll. Ingat, bro banyak jalan menuju roma kalau salah satu jalan tidak cocok dengan anda, maka coba jalan lain. Jangan stuck di jalan tersebut saja, hal itu lah yang membuat anda stres, sedih, takut, tertekan, dll. Dan merubah pandangan anda terhadap sesuatu tersebut yang harusnya menyenangkan menjadi sesuatu yang menakutkan.. Marilah kita mentertawakan diri sendiri
 http://marpadesign.files.wordpress.com/2012/12/ketawa-ngakak1.jpg?w=500&h=330&crop=1
2 Agu 2014
Posted by fahmi haqqi

Tersesat ku dibuatnya

Media, menurut kbbi media adalah 1 alat; 2 alat (sarana) komunikasi spt koran, majalah, radio, televisi, film, poster, dan spanduk; 3 yg terletak di antara dua pihak (orang, golongan, dsb): wayang bisa dipakai sbg -- pendidikan; 4 perantara; penghubung; 5 zat hara yg mengandung protein, karbohidrat, garam, air, dsb baik berupa cairan maupun yg dipadatkan dng menambah gelatin untuk menumbuhkan bakteri, sel, atau jaringan tumbuhan.  Menurut arti nomer 4 media adalah "perantara atau penghubung" yang mana harus bersifat menghubungkan satu informasi ke masyarakat luas, dan harusnya masyarakat luas yang menerima informasi tersebut memperoleh pengetahuan baru. Saya jadi teringat akan kisah si minke (R.M Tirto Agung Suryo) yang di kisahkan oleh pramoedya bahwa si minke pada akhir tahun 1800 atau awal 1900'an membentuk sebuah surat kabar yang mana pada saat itu ia gunakan untuk menyebarkan propagandanya untuk melakukan boycot, meliput korban penindasan akan kolonial belanda sehingga para pembaca surat kabarnya merasakan penderitaan sesamanya. Dan akhirnya si minke di tangkap dan surat kabarnya di cabut oleh belanda karena dianggap dapat membahayakan kekuasaan belanda menurut pandangan saya di sini minke berhasil menjadikan dirinya sebagai "jembatan" bagi masyarakat yang sudah muak akan kelakuan kolonial pada saat itu.
Namun kalau kita melihat kenyataan pada saat ini dimana media yang kita lihat makin lama makin subjektif apalagi mendekati saat-saat transisi kekuasaan seperti saat ini, para pemilik media memang menyebarkan informasi ke masyarakat luas namun tingkat kecondongaannya ke salah satu pihak sangat terlihat jelas. Misalkan media A dan pemilik media tersebut adalah pendukung dari capres x maka berita yang ditampilkan tentang capres x tiada habisnya semua kelebihan capres x di ekspos secara berlebihan, namun kekurangan dari capres x tidak pernah di ekspos, namun ketika lawan dari capres x memiliki secuil kekurangan maka media tersebut mengeksposnya secara berlebihan, begitu juga dengan media yang mendukung capres yang lainnya. Disini yang kasihan adalah masyarakat awam yang suaranya sangat berpengaruh untuk kelangsungan negara ini karena mereka teromabang-ambing dengan informasi yang ada. Ibaratnya masyarakat tersebut menemukan sebuah petunjuk jalan, namun petunjuk jalan tersebut menuju ke arah yang tidak mereka kehendaki. Tersesat ku dibuatnya
1 Jul 2014
Posted by fahmi haqqi

Hormati suara kami

Pemilu memang telah usai dan para caleg sudah dapat memperkirakan apakah dirinya "mendapat pekerjaan baru" apa tidak. Namun buat yang terpilih bekerjalah dengan benar-benar untuk menyalurkan aspirasi rakyat bukan cuma tidur (dan nonton bokep) waktu sidang bahas rakyat. Ingatlah juga bahwah kalian disana kareana kalian adalah pilihan mayoritas rakyat, pasti kalian paham difinisi "pilihan", kan?. Jangan karena saudara telah duduk di kursi yang nyaman, maka saudara lupa akan janji saudara pada waktu menarik perhatian masyarakat dahulu, hanya karena lobi-lobi tingkat atas saudara lupa akan suara rakyat malahan yang saudara dengar adalah suara para  kaum elite yang mampu memberi saudara gaji "lebih". Hormati suara kami, saudara karena jika tanpa suara kami maka saudara tidak akan duduk di kursi yang empuk.
#Np Iwan fals - Surat Untuk Wakil Rakyat

21 Apr 2014
Posted by fahmi haqqi

Event 5 tahunan

Saat mendekati pemilu seperti saat ini adalah saat yang paling asyik, karena kita bisa lihat jalan-jalan mendadak menjadi lebih “berwarna” dengan banyanya atribut kampanye yah meskipun sedikit (bahkan sangat) menggangu pemandangan, iklan di telivisi pun menjadi lebih bervariasi dengan adanya iklan “langka” yang muncul 5 tahun sekali, dan yang paling asyik adalah pemerintah membuka “lapangan kerja” sehingga dapat membrantas (sedikit) pengganguran (dan meaikkan tingkat stress bagi yang gagal) hehe… 

Yah namanya saja caleg artinya semua orang bisa mendaftar menjadi calon tersebut apapun latar belakangnya entah itu insinyur, artis, dokter, atau apapun namanya. yah seperti melamar pekerjaan di bidang tertentu tak ada batasnya mau dari daerah mana asal kita, apa hobi kita, dan sebagainya. Maka jangan geram kalau banyak orang-orang (yang rada absurd) pingin jadi caleg bahkan capres yang penting kita sebagai pemilih harus lebih cerdas menetukan pilihan bukan hanya berdasar, tampang dan janji-janji manisnya (kek cari pacar aja),  tapi pilihlah dari kualitasnya... oke, jeh
merdeka

7 Apr 2014
Posted by fahmi haqqi

Kopi, dan Rangkaian Huruf

Kopi jika diracik oleh barista yang profesional pasti hasilnya tidak akan mengecewakan. Begitu juga dengan huruf-huruf alphabet jika di rangkai oleh orang yang tepat akan menghasilkan suatu karya yang luar biasa, namun jika dirangkai oleh orang yang asal-asal dan tanpa sumber yang jelas maka rangkaian huruf tadi akan berubah menjadi sebuah sumber informasi yang menyesatkan. Kopi bisa terasa nikmat selain dari komposisi, peraciknya, juga tergantung pada susasananya begitu juga dengan sebuah rangkain huruf. Jika kita menikmatinya di suasana yang tepat maka makna yang terkandung dalam suatu rangkaian huruf tersebut lebih 
bisa dinikmati. Meskipun demikian dibutuhkan sedikit banyak usaha untuk membuat kopi atau rangkaian huruf meskipun hasilnya mengecewakan, maka jangan serta merta menyalahkan barista atau perangkai huruf jika hasil karyanya tidak sesuai dengan selera anda, karena mungkin saja anda yang kurang dapat menikmati hasil karya tersebut dari sudut pandang yang pas.
















































3 Apr 2014
Posted by fahmi haqqi

Postingan di akhir tahun

Pesta kembang api, konser musik, hingga acara bakar-bakar adalah hal yang sangat lumrah di malam pergantiaan tahun seperti malam ini, diantara semua acara tersebut acara bakar-bakar di akhir tahun lah yang paling saya suka apalagi bersama teman-teman yang nggatheli haha, apalagi bersama pacar pasti asik banget tuh (sayang saya belum punya :p), banyak juga yang menulis resolusi tahun depan di akun medsos, memang sih dengan meulis resolusi di medsos adalah salah satu cara dari sekian banyak cara untuk mencapai resolusi tersebut atau paling tidak agar tetap ingat dengan resolusi tersebut, namun perlu di ingat untuk akan tujuan kita menulis resolusi tersebut. Bukan hanya ikut-ikut tren -,- dan ingat juga ketika kita udah niat menulis tersebut kita harus bisa konsisten dalam rangka mewujudkan resolusi tersebut jangan hanya di awal-awal tahun saja semangat namun di pertengahan hingga akhir tahun semangat kita untuk mewujudkan resolusi tersebut mengendor bahkan kita lupa akan resolusi kita di awal tahun bisa gawat itu.. di akhir tulisan ini bolehlah saya tutup dengan quote yang sering kita temui "semoga tahun depan lebih baik daripada tahun ini" #nowplaying Endank Soekamti -Selamat Tahun Baru
Selamat Tahun BAru, cuk \m/
31 Des 2013
Posted by fahmi haqqi

Dimanakah kalian bersembunyi?

Pernakah anda melihat suatu acara televisi pada jam-jam sehabis maghrib? Kalau pernah pasti anda akan menemukan acara-acara itu-itu saja kalau gak joget-jogetan, yah acara komedi yang terkesan monoton dan membosankan karena hanya menggunakan bahan leleucon yang itu-itu saja. Memang fenomena "meniru" seperti ini bukan lah hal baru yang terjadi di negara kita ini, kalau anda menoleh ke belakang satu atau dua tahun ke belakang saat itu demam boysband atau girlsband tumbuh bak jamur di musim penghujan, memang alah satu faktor penyebab fenomena ini adalah faktor pasar yang mungkin sulit untuk dihindari.

Bahkan dalam hal berpakaian pun remaja jaman sekarang nyaris sama satu sama lain hal ini dapat anda lihat ketika anda berada di suatu kompleks distro ataupun tempat pameran indie clothing di sana anda akan melihat hampir semua booth menjual barang yang hampir sama satu dengan yang lain (meskipun ada beberapa both yang menjual barang "sedikit" berbeda dari yang lain) entah mengapa para remaja atau pun masyarakat pada umumnya lebih memilih untuk cari aman dalam berbagai hal, namun masih ada saja segelintir orang yang mana dia lebih merasa nyaman untuk "kelihatan" daripada dia menjadi golongan yang "mencari aman" maksudnya orang yang tidak mau menjadi sebuah pasir di sebuah gurun pasir namun ia ingin menjadi salju dalam padang pasir tersebut agar nantinya kalau dia tidak ada orang-orang akan menyesali ketiadannya itu. Namun pertanyaan saya adalah dimanakah kalian bersembunyi? apakah memang kalian telah muncul namun tidak terlihat oleh kami semua, karena kalian telah tertutupi oleh golongan yang ingin cari aman? atau kah, kalian memang benar-benar belum ada?

Note: tulisan berhuruf mring saya dapat dari buku "filosofi kopi" karangan dee, namun dengan perubahan sedikit oleh saya 
29 Des 2013
Posted by fahmi haqqi

Ekspektasi Tempelate Baru

Sebelum mengakhiri tahun 2013 ini yang notabennya adalah tahun yang sangat baik buat saya karena telah mengantarkan saya dari jaman kenistaan SMA menuju jaman perkuliahan, maka di akhir tahun ini saya putuskan untuk merubah tampilan blog saya menjadi tampilan metro-metro gimana gitu, hmm 11-12 lah sama windows 8 #thisisshit

Ekspektasi saya dengan temnpelate baru ini adalah: bisa terus-menerus menulis dan menggunakan gaya tulisan saya sendiri dan tentunya lebih banyak orang yang tersesat masuk ke blog ini, kemudian kalian tidak jenuh karena tampilan blog ini menjadi sedikit fresh (karena sudah tidak ada foto saya lagi) dan yang terpenting saya bisa punya pacar baru oi..oi..oi

behind the scene


eh udah dulu yah ini wifi kampus udah dimatiin -_-
24 Des 2013
Posted by fahmi haqqi

Apasih tujuan kita nge-blog?

Sering kali pikiran seperti itu terlintas di otak saya untuk apa saya nge-blog? Apa yang saya dapatkan setelah lebih dari 4 tahun nge-blog? (fyi saya mulai buat blog ketika saya kelas 3 atau kelas 2 SMP) dan menghasilkan kurang lebih 50’an postingan, saya masih sering kali binggung apa sih tujuan saya nge-blog? Mungkin dahulu sewaktu awal-awal saya nge-blog tujuan saya adalah ingin seperti raditya dika jujur ketika saya baca buku “kambing jantan” langsung saya terinspirasi untuk membuat blog dan akhirnya muncul lah blog ini. Awal-awal saya nge-blog saya menyadari bahwa menulis itu (lumayan) susah apalagi untuk orang yang minat bacanya seperti saya. Dan kalian tahu apa hasilnya? Tulisan saya BERANTAKAN, TAK TERSTRUKTUR, GARING bisa dibalang tulisan SAMPAH-lah untungnya ada teman saya yang bernama ade. Dia berkenan untuk membantu saya dalam merawat blog mulai dari mendesign ulang halaman blog ini, mengedit tulisan saya, bahkan mempromosikan blog saya dan hasilnya? Luar biasa blog saya tampilannya jadi sedikit lebih keren, banyak pengunjung berdatangan, dan tulisannya menjadi jauh lebih bagus dari yang saya perkirakan dan saya bangga dengan pencapaian ini. Bulan demi bulan berlalu saya masih merasa terlena dengan “kenikmatan” ini sehingga saya jadi semakin asal-asalan untuk menulis dan menyerahkan sepenuhnya tulisan tersebut untuk di edit oleh ade, hingga hamper seluruh isinya berubah dari draft awal saya. Akhirnya lama-kelamaan ada rasa menganjal dalam diri saya bahwa blog ini seperti bukan blog saya lagi dan saya tidak berhak untuk “menikmati” masa-masa ini. Hingga saya putuskan untuk mencoba menulis sendiri tanpa bantuan dari ade dan hasilnya? Saya merasa tulisan ade jauh lebih baik, lebih lucu daripada tulisan saya sehingga saya menjadi malas untuk menulis lagi hal ini berlangsung lama sekitar 1 atau 2 tahunnan. Disini saya menyalahkan diri saya sendiri karena  terlalu terbuai dalam kenikmatan  sesaat, dan saya tidak suka membaca sama sekali, satu satunya buku yang saya baca adalah buku dari raditya dika sehingga menurut saya tulisan yang bagus adalah tulisan yang lucu. Dan akhirnya ketika saya kelas 3 SMA saya mencoba kembali menulis namun kali ini tanpa ada campur tangan orang lain sehingga saya rasa ini tulisan saya MURNI. Saya merasa puas dengan tulisan murni saya yang pertama dan saya ingin menulis lagi dan lagi, namun karena kurangnya bahan bacaan sehingga kecenderungan untuk kekurangan ide, serta ditambah lagi dengan sifat saya yang tidak konsisten. Hal-hal  tersebut lah yang menyebabkan saya hanya menulis satu atau dua postingan di blog saya ini selama saya kelas 3 SMA.
Hingga akhirnya sewaktu kuliah saya mulai merubah tujuan saya nge-blog itu saya rubah menjadi tempat saya untuk menyalurkan opini/tulisan saya bukan lagi keiinginan untuk menjadi si a atau si b dan pada waktu ini juga muncul secuil minat saya untuk membaca, saat itu ceritanya saya lagi membaca blog dari zenius education katanya bahwa membaca bisa meningkatkan kecerdasaan dan di blog tersebut disebutkan judul-judu buku yang dimaksud dan kebutulan lagi di situ tertulis tetralogi pulau buru karangan (alm) pramudya ananta toer dan kebetulannya lagi bapak saya punya dua dari buku tersebut dan saya coba untuk membaca tetralogi yang pertama yaitu “bumi manusia” jujur awal-awal saya baca kepala saya terasa berat, namun lama-kelamaan saya jadi terbawa alur cerita buku tersebut sehingga buku tersebut selalu saya bawa kemanapun saya pergi bahkan ketika ada kelas kuliah dan kelas tersebut terasa membosankan dan membuat kantuk saya lebih memilih membaca buku tersebut daripada membiarkan kantuk menguasai diri saya. Akhirnya buku tersebut saya baca habis kemudian saya baca lagi buku ke dua, namun setelah buku kedua habis dan saya tidak mempunyai buku yang ke tiga, saat itu  saya sempat binggung untuk membaca apa lagi sehingga minat saya membaca tak sekuat lagi seperti dulu. Oleh sebab itu mulai saat ini saya mulai belajar untuk suka membaca dan  saya mulai belajar untuk menulis dengan ciri saya sendiri sehingga orang lain dapat mengetahui bahwa itu adalah tulisan saya. Selain dua hal tersebut saya juga belajar agar tetap konsisten agar saya terus menghasilkan tulisan dan dengan kualitas yang semakin baik dari tulisan ke tulisan..

12 Des 2013
Posted by fahmi haqqi

Mahasiswa oh Mahasiswa

Hidup mahasiswa!!
Sekarang saya telah menjadi mahasiswa yaitu cita-cita saya sewaktu kelas 12 SMA (yah, cita-cita saya memang cetek) namun awal-awal menjadi mahasiswa saya rasa lebih enak menjadi siswa hal ini karena menjadi siswa kita pasti (di pastikan) naik kelas meskipun hobi kita tidur saat pelajaran, sedangkan kalau sudah memasuki dunia perkuliahaan ini kita harus belajar ekstra keras untuk bisa naik tingkat (untuk hal ini saya belum bisa membuktikan soalnya saya masih maba hehe) seperti kata pak minin bahwa hidup ini inreversible so the life must go on #sadap.

Ketika kita menjadi mahasiswa di stilulah saya merasa bahwa kita benar-benar diajarkan bertanggung jawab di sini sebagian dosen tidak perlu mengobrak-obrak kamu mau masuk apa tidak, namun ada yang masih mengabsen satu-persatu mahasiswanya, bahkan ada beberapa dosen yang tidak mempedulikan absen sama sekali pokonya waktu ujian kamu bisa menjawab dan lulus, dan jujur dosen tipe beginian adalah kesukaaan saya karena dia melatih kita untuk bertanggung jawab. Disini saya melihat teman-teman saya TA atau Titip Absen, dulu saya pernah sekali TA (karena ketiduran) dan beberapa kali men-TA kan temen saya, namun setelah diberitahu oleh mas sentot (bukan nama sebenarnya) kalau endak masuk mendingan endak masuk aja gak usah TA karena itu tidak mengajarkan kita untuk berani bertanggung jawab lantas kata-kata dari mas sentot saya pikir berulang kali sehingga saya sekarang tidak pernah men-TA kan ata di-TA kan. Kalau tulisan tentang TA ini diteruskan mungkin tulisan ini akan berubah menjadi "catatan hidup si TA-TA yaitu mahasiswa yang doyan men-TA kan dan di- TA kan dan suka makan TA-hu dan TA-pe" jujur saya mulai binggung -,-

Namun di antara semua hal yang pernah saya lakukan dalam kehidupan mahasiswa yang paling saya sukai  adalah kebebasannya yah sebagai mahasiswa kita memang bebas asal tetap bertanggung jawab sebagai contoh untuk masalah sepatu sekarang saya bisa menggunakan sepatu converse warna putih tanpa takut kena razia bu sugiani (guru BP sewaktu SMA), dan kita bebas main kemana saja entah itu nongkrong di warung kopi, nonton konser, aktif berorganisasi. Dulu waktu saya SMA saya kalau main gak boleh pulang (larut) malam bukan karena orang tua saya takut kalau saya di grepe-grepe oleh banci (meskipun saya tidak yakin banci tersebut sudi men-grepe saya), namun karena saya adalah tipe manusia yang susah sekali dibangunkan, sehingga resiko terlambat pun banyak, namun sekarang mau nongkrong samapai subuh pun gak ada yang ngelarang asal kita tetap inget tentang tugas kita yaitu kuliah. So menurut saya jadi mahasiswa itu enak karena kita bisa bebas namun harus tetap bisa mempertanggung jawabkan kebebasan itu hell yeah
2 Des 2013
Posted by fahmi haqqi

Cari Blog Ini

Popular Post

Chat Box






- Copyright © De Haqqi -Metrominimalist- Powered by Blogger - Modived by Fhi -