- Back to Home »
- Apasih tujuan kita nge-blog?
Posted by : fahmi haqqi
12 Des 2013
Sering kali pikiran
seperti itu terlintas di otak saya untuk apa saya nge-blog? Apa yang saya
dapatkan setelah lebih dari 4 tahun nge-blog? (fyi saya mulai buat blog ketika
saya kelas 3 atau kelas 2 SMP) dan menghasilkan kurang lebih 50’an postingan,
saya masih sering kali binggung apa sih tujuan saya nge-blog? Mungkin dahulu
sewaktu awal-awal saya nge-blog tujuan saya adalah ingin seperti raditya dika
jujur ketika saya baca buku “kambing jantan” langsung saya terinspirasi untuk membuat
blog dan akhirnya muncul lah blog ini. Awal-awal saya nge-blog saya menyadari
bahwa menulis itu (lumayan) susah apalagi untuk orang yang minat bacanya seperti
saya. Dan kalian tahu apa hasilnya? Tulisan saya BERANTAKAN, TAK TERSTRUKTUR,
GARING bisa dibalang tulisan SAMPAH-lah untungnya ada teman saya yang bernama
ade. Dia berkenan untuk membantu saya dalam merawat blog mulai dari mendesign
ulang halaman blog ini, mengedit tulisan saya, bahkan mempromosikan blog saya dan
hasilnya? Luar biasa blog saya tampilannya jadi sedikit lebih keren, banyak
pengunjung berdatangan, dan tulisannya menjadi jauh lebih bagus dari yang saya
perkirakan dan saya bangga dengan pencapaian ini. Bulan demi bulan berlalu saya
masih merasa terlena dengan “kenikmatan” ini sehingga saya jadi semakin
asal-asalan untuk menulis dan menyerahkan sepenuhnya tulisan tersebut untuk di
edit oleh ade, hingga hamper seluruh isinya berubah dari draft awal saya. Akhirnya
lama-kelamaan ada rasa menganjal dalam diri saya bahwa blog ini seperti bukan
blog saya lagi dan saya tidak berhak untuk “menikmati” masa-masa ini. Hingga
saya putuskan untuk mencoba menulis sendiri tanpa bantuan dari ade dan
hasilnya? Saya merasa tulisan ade jauh lebih baik, lebih lucu daripada tulisan
saya sehingga saya menjadi malas untuk menulis lagi hal ini berlangsung lama
sekitar 1 atau 2 tahunnan. Disini saya menyalahkan diri saya sendiri
karena terlalu terbuai dalam
kenikmatan sesaat, dan saya tidak suka
membaca sama sekali, satu satunya buku yang saya baca adalah buku dari raditya
dika sehingga menurut saya tulisan yang bagus adalah tulisan yang lucu. Dan akhirnya
ketika saya kelas 3 SMA saya mencoba kembali menulis namun kali ini tanpa ada
campur tangan orang lain sehingga saya rasa ini tulisan saya MURNI. Saya merasa
puas dengan tulisan murni saya yang pertama dan saya ingin menulis lagi dan
lagi, namun karena kurangnya bahan bacaan sehingga kecenderungan untuk
kekurangan ide, serta ditambah lagi dengan sifat saya yang tidak konsisten.
Hal-hal tersebut lah yang menyebabkan
saya hanya menulis satu atau dua postingan di blog saya ini selama saya kelas 3
SMA.
Hingga akhirnya sewaktu
kuliah saya mulai merubah tujuan saya nge-blog itu saya rubah menjadi tempat
saya untuk menyalurkan opini/tulisan saya bukan lagi keiinginan untuk menjadi
si a atau si b dan pada waktu ini juga muncul secuil minat saya untuk membaca, saat
itu ceritanya saya lagi membaca blog dari zenius education katanya bahwa
membaca bisa meningkatkan kecerdasaan dan di blog tersebut disebutkan judul-judu
buku yang dimaksud dan kebutulan lagi di situ tertulis tetralogi pulau buru
karangan (alm) pramudya ananta toer dan kebetulannya lagi bapak saya punya dua
dari buku tersebut dan saya coba untuk membaca tetralogi yang pertama yaitu
“bumi manusia” jujur awal-awal saya baca kepala saya terasa berat, namun
lama-kelamaan saya jadi terbawa alur cerita buku tersebut sehingga buku
tersebut selalu saya bawa kemanapun saya pergi bahkan ketika ada kelas kuliah
dan kelas tersebut terasa membosankan dan membuat kantuk saya lebih memilih
membaca buku tersebut daripada membiarkan kantuk menguasai diri saya. Akhirnya
buku tersebut saya baca habis kemudian saya baca lagi buku ke dua, namun
setelah buku kedua habis dan saya tidak mempunyai buku yang ke tiga, saat
itu saya sempat binggung untuk membaca
apa lagi sehingga minat saya membaca tak sekuat lagi seperti dulu. Oleh sebab
itu mulai saat ini saya mulai belajar untuk suka membaca dan saya mulai belajar untuk menulis dengan ciri
saya sendiri sehingga orang lain dapat mengetahui bahwa itu adalah tulisan
saya. Selain dua hal tersebut saya juga belajar agar tetap konsisten agar saya
terus menghasilkan tulisan dan dengan kualitas yang semakin baik dari tulisan
ke tulisan..


