- Back to Home »
- DIVERSIFKASI ENERGI DEMI MEWUJUDKAN KEMERDEKAAN ENERGI DEMI MEWUJUDKAN KEDAULATAN BANGSA (2)
Posted by : fahmi haqqi
6 Mei 2015
Lanjutan dari postingan kemarin :D
![]() |
| Sumber gambar |
Pengertian energi
Menurut ketersediaanya dibedakan menjadi dua yaitu terbarukan atau (renewable
), dan tak
terbarukan (non renewable ) Pengklasifikasian
seperti ini sangat dipengaruhi oleh peran variabel waktu. Sumber daya alam yang
dapat diperbarui merupakan sumber daya yang terus-menerus tersedia sebagai
input produksi dengan batas waktu tak terhingga. Termasuk sumber daya alam yang
dapat diperbarui adalah panas matahari, angin, panas bumi, dan air laut
(ombak). Sedangkan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui adalah sumber
daya yang yang persediannya sebagai input produksi terbatas dalam jangka waktu
tertentu. Termasuk disini adalah minyak bumi, gas bumi, dan batubara.
Macam-macam
energy alternative
Banyak sekali energy alternative yang terkandung
dalam bumi indonesia, contohnya saja energy yang berasal dari kondisi alam indonesia seperti energi dari gelombang,
energy pasang surut, energy arus laut, energy perbedaan suhu laut, letak geografis indonesia yang berada di dekat garis khatulistwa menyebabkan indonesia mendapatkan sinar
matahari yang berlimpah kalau potensi matahari dimanfaatan dengan baik dan
tepat maka ssinar matahari akan menjadi suatu sumber energy yang sangat besar,
dan selain itu sumber energy matahari adalah energy terbarukan sehingga tidak
ada potensi kehabisan cadangan energy matahari seperti yang terjadi pada energy
yang berasal dari fosil. Namun sayangnya dari begitu banyaknya sumber-sumber
energy alternative tersebut yang umumnya adalah
terbarukan atau (renewable) yang jumlahnya
tidak terbatas kurang dimanfaatkan secara optimal. Kita terbiasa mengkonsumsi energy yang berasal dari fosil yang jumlahnya
terbatas yang diprediksi akan habis dalam beberapa puluh tahun kedepan. Mengingat cadangan dan prospek yang sedemikian besar
itu, maka perlu ditingkatkan intensitas program Research and Development
(R&D) dari lembaga-lembaga yang berkompeten. Masalah yang menjadi kendala
selama ini seperti dana R&D, fasilitas dan ketersediaan lapangan
pengembangan, SDM, investor, teknologi dan lain-lain hendaknya menjadi tanggung
jawab bersama seluruh pihak yang berkepentingan (stakeholders) dan masyarakat
Indonesia seluruhnya.
Diversifikasi
Indonesia notabenya adalah negara yang sangat kaya,
lautan terhampar luas yang mana hampir 2/3 wilayah indonesia adalah wilayah
laut, dan di laut terdapat banyak jenis potensi energy alternative yang dapat
di manfaatkan seperti: energy gelombang,
energy pasang surut, energy arus laut, energy perbedaan shuh laut, dan
lain sebagainya. Indonseia juga penghasil gas cair (LNG) terbesar di dunia, dan
juga penghasil timah terbesar ke dua di dunia, jumlah batu bara di Indonesia
juga sangatlah melimpah bahkan untuk cadangan batu bara saja lebihdari 12
miliar ton, dan masih banyak kekayaan alam Indonesia yang lainnya. Dengan kekayaan
alam sebanyak itu seharusnya indonesia dapat memenehui semua kebutuhan
negaranya sendiri, hal itu juga didukung oleh UUD 1945 pasal 33 ayat (3) “Bumi
dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan
dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.” Tapi kenyataanya indonesia
masih membutuhkan kekayaan sumber daya alam dari negara lain untuk dapat memenuhui
kebutuhan dari indonesia. Contohnya saja BBM indonesia masih mengharapkan dari negara
lain demi memenuhui kebutuhan bahan bakar
hal ini dapat dibuktikan dengan naik turunya harga BBM di pasaran, dalam
1 tahun terkahir saja ada 4 perubahan harga BBM hal ini dikarenakan indonesia sangat bergantung
dengan impor minyak guna memenuhui kebutuhan konsumsi minyak daalam negeri,
karena indonesia sangat bergantung dengan impor yang mana harganya tidak stabil
karena jumlah permintaan dan jumlah stok yang tersedia terus berubah, nilai
kurs rupiah terhadap dolar yang rentan
berubah-ubah sehingga menyebabkan harga minyak dunia berfluktuasi, dan situasi
politik dunia yang turut mempengaruhui harga minyak dunia. Jika yang
menginginkan minyak itu sangat banyak, sedangkan stok minyak dunia sedikit maka
dipastikan harga minyak tersebut akan melambung tinggi, begitu juga sebaliknya, nah hal inilah yang menyebabkan harga BBM di indonesia tidak stabil.
Fluktuasi harga BBM ini menyebabkan efek domino di semua bidang. Di sector
ekonomi flluktuasi harga BBM khususnya kenaikan harga BBM dapat menyebabkan
nilai inflasi yang meroket, banyak muncul pengganguran baru, mncul berbagai
kejahatan karena sulit mendapatkan pekerjaan yang layak, dan lain sebagainya.
Maka sebab itu diperlukan langkah diversifikasi energy yang berarti mengurangi
ketergantungan pada energy minyak. Dengan menerapkan diversifikasi energy maka
potensi fluktuasi harga BBM dapat dihindari,
Secara tradisional pertimbangan terhadap
pemilihan energy alternative dilakukan dengan melihat harga yang termurah namun
pada kondisi saat ini masyarakat juga mempertimbangkan dampaknya untuk
lingkungan Bersambung



