Posted by : fahmi haqqi 6 Mei 2015

Lanjutan dari postingan kemarin :D

Sumber gambar














Pengertian energi
Kata engergi berasal dari bahasa Yunani, yaitu ergon yang berarti kerja. Jadi, didefinisikan sebagai kemampuan untuk melakukan kerja atau usaha.  Sedangkan menurut definisi dalam Undang-undang Republik Indonesia No. 30 Tahun 2007,  adalah kemampuan untuk melakukan kerja yang dapat berupa panas, cahaya, mekanika, kimia, dan elektromagnetika. Oleh karena itu energi sangat diperlukan dalam setiap aspek kehidupan manusia, maka dari itu ketahanan energi di bangsa merupakan salah suatu fundamen penting bagi suatu negara. Kondisi ini membuat negara memberikan effort yang besar dalam menjaga ketahanan energi, tidak jarang bangsa-bangsa di dunia ini melebarkan sayapnya ke negara-negara lainnya demi mendapatkan sumber energi baru. 
 
Menurut ketersediaanya dibedakan menjadi dua yaitu  terbarukan atau (renewable ), dan  tak terbarukan (non renewable ) Pengklasifikasian seperti ini sangat dipengaruhi oleh peran variabel waktu. Sumber daya alam yang dapat diperbarui merupakan sumber daya yang terus-menerus tersedia sebagai input produksi dengan batas waktu tak terhingga. Termasuk sumber daya alam yang dapat diperbarui adalah panas matahari, angin, panas bumi, dan air laut (ombak). Sedangkan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui adalah sumber daya yang yang persediannya sebagai input produksi terbatas dalam jangka waktu tertentu. Termasuk disini adalah minyak bumi, gas bumi, dan batubara.

Macam-macam energy alternative
Banyak sekali energy alternative yang terkandung dalam bumi indonesia, contohnya saja energy yang berasal dari  kondisi alam indonesia seperti energi dari gelombang, energy pasang surut, energy arus laut, energy perbedaan suhu laut, letak geografis indonesia yang berada di dekat garis khatulistwa menyebabkan indonesia mendapatkan sinar matahari yang berlimpah kalau potensi matahari dimanfaatan dengan baik dan tepat maka ssinar matahari akan menjadi suatu sumber energy yang sangat besar, dan selain itu sumber energy matahari adalah energy terbarukan sehingga tidak ada potensi kehabisan cadangan energy matahari seperti yang terjadi pada energy yang berasal dari fosil. Namun sayangnya dari begitu banyaknya sumber-sumber energy alternative tersebut yang umumnya adalah  terbarukan atau (renewable) yang jumlahnya tidak terbatas kurang dimanfaatkan secara optimal. Kita terbiasa mengkonsumsi energy yang berasal dari fosil yang jumlahnya terbatas yang diprediksi akan habis dalam beberapa puluh tahun kedepan. Mengingat cadangan dan prospek yang sedemikian besar itu, maka perlu ditingkatkan intensitas program Research and Development (R&D) dari lembaga-lembaga yang berkompeten. Masalah yang menjadi kendala selama ini seperti dana R&D, fasilitas dan ketersediaan lapangan pengembangan, SDM, investor, teknologi dan lain-lain hendaknya menjadi tanggung jawab bersama seluruh pihak yang berkepentingan (stakeholders) dan masyarakat Indonesia seluruhnya.

Diversifikasi 
Indonesia notabenya adalah negara yang sangat kaya, lautan terhampar luas yang mana hampir 2/3 wilayah indonesia adalah wilayah laut, dan di laut terdapat banyak jenis potensi energy alternative yang dapat di manfaatkan seperti:  energy gelombang, energy pasang surut, energy arus laut, energy perbedaan shuh laut, dan lain sebagainya. Indonseia juga penghasil gas cair (LNG) terbesar di dunia, dan juga penghasil timah terbesar ke dua di dunia, jumlah batu bara di Indonesia juga sangatlah melimpah bahkan untuk cadangan batu bara saja lebihdari 12 miliar ton, dan masih banyak kekayaan alam Indonesia yang lainnya. Dengan kekayaan alam sebanyak itu seharusnya indonesia dapat memenehui semua kebutuhan negaranya sendiri, hal itu juga didukung oleh UUD 1945 pasal 33 ayat (3) “Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.” Tapi kenyataanya indonesia masih membutuhkan kekayaan sumber daya alam dari negara lain untuk dapat memenuhui kebutuhan dari indonesia. Contohnya saja BBM indonesia masih mengharapkan dari negara lain demi memenuhui kebutuhan bahan bakar  hal ini dapat dibuktikan dengan naik turunya harga BBM di pasaran, dalam 1 tahun terkahir saja ada 4 perubahan harga BBM hal  ini dikarenakan indonesia sangat bergantung dengan impor minyak guna memenuhui kebutuhan konsumsi minyak daalam negeri, karena indonesia sangat bergantung dengan impor yang mana harganya tidak stabil karena jumlah permintaan dan jumlah stok yang tersedia terus berubah, nilai kurs rupiah  terhadap dolar yang rentan berubah-ubah sehingga menyebabkan harga minyak dunia berfluktuasi, dan situasi politik dunia yang turut mempengaruhui harga minyak dunia. Jika yang menginginkan minyak itu sangat banyak, sedangkan stok minyak dunia sedikit maka dipastikan harga minyak tersebut akan melambung tinggi, begitu juga sebaliknya, nah hal inilah yang menyebabkan harga BBM di indonesia tidak stabil. Fluktuasi harga BBM ini menyebabkan efek domino di semua bidang. Di sector ekonomi flluktuasi harga BBM khususnya kenaikan harga BBM dapat menyebabkan nilai inflasi yang meroket, banyak muncul pengganguran baru, mncul berbagai kejahatan karena sulit mendapatkan pekerjaan yang layak, dan lain sebagainya. Maka sebab itu diperlukan langkah diversifikasi energy yang berarti mengurangi ketergantungan pada energy minyak. Dengan menerapkan diversifikasi energy maka potensi fluktuasi harga BBM dapat dihindari, Secara tradisional pertimbangan terhadap pemilihan energy alternative dilakukan dengan melihat harga yang termurah namun pada kondisi saat ini masyarakat juga mempertimbangkan dampaknya untuk lingkungan 
Bersambung


Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Cari Blog Ini

Popular Post

Chat Box






- Copyright © De Haqqi -Metrominimalist- Powered by Blogger - Modived by Fhi -